Iwan Setiawan

Melayani Penjualan Apartemen Kemang Village, Apartemen St. Moritz Puri Indah, Tanah Kavling Industri dan Lahan Pemakaman Modern San Diego Hill Karawang

Mencermati beragam pilihan KPR tawaran Bank

Mengikuti penurunan BI rate, bunga KPR mulai melandai. Tak hanya bank konvesional tapi juga bank syariah. Dalam hal ini anda tetap harus berhati hati memilih KPR yang aman dan menguntungkan. Kebanyakan orang pernah merasa kesulitan memiliki rumah sesuai keinginan. Maklum harga rumah yang di inginkan seolah olah kejar kejaran bahkan ugal ugalan dengan saldo tabungan. Karena itu mau tak mau, para calon konsumen pun harus bergantung pada kredit bank agar bisa menikmati rumah impiannya.

Untunglah kini bunga KPR sedang bergerak turun. Sebagian bank malah sudah menawarkan produk KPR berbunga tetap (fixed). Inilah saatnya membeli rumah melalui KPR. Penurunan bunga KPR merupakan indikasi bagi konsumen untuk membeli rumah melalui KPR. Boleh jadi ini memang kesempatan yang baik untuk mengajukan KPR ke bank. Tapi tentu saja banyak faktor yang perlu kita pertimbangkan dengan hati hati sebelum mengajukan permohonan ke bank.

Inilah yang perlu di perhatikan saat mengajukan KPR sebagai berikut:

  1. Pilihlah rumah yang tepat, bukan KPRnya. Memang sebagian bank hanya menawarkan KPR bagi rumah rumah di proyek tertentu, tapi jangan memilih rumah berdasarkan syarat itu. tetaplah memilih rumah berdasarkan kedekatan dengan sekolah, tempat kerja dan fasilitas umum lainnya.
  2. Bank penyalur KPR harus sehat, ketika berlangsung krisis tahun 1997-1998 banyak nasabah KPR terbelit masalah lantaran bank terkena likuidasi. Selain itu cari informasi dari debitur lama tentang track record bank tersebut. Hindari bank yang suka melejitkan bunga secara drastis atau suka seenaknya main denda jika terjadi keterlambatan membayar cicilan. Jangan terburu buru menghindari bank  yang bawel soal kelengkapan dokumen rumah, hal itu pertanda bank benar benar berhati-hati terhadap kelangsungan proyek yang anda incar.
  3. Kita harus pintar meghitung besarnya cicilan KPR agar tak menggangu kondisi keuangan keluarga. Besar cicilan bisa berubah ubah tergantung suku bunga. Karena itu, selain kita memilih KPR berbunga rendah kita harus mengenal suku bunganya. Secara sederhana ada 2 macam suku bunga KPR. Salah satunya adalah suku bunga tetap (fixed interest rate) artinya besaran persentase suku bunga tetap untuk jangka waktu tertentu. sistim fixed interest rate merupakan pilihan terbaik saat suku bunga terus menanjak. Jenis yang lain adalah bunga mengambang (floating rate) alias berubah ubah mengikuti suku bunga pasar.  Saat ini suku bunga cenderung turun seperti sekarang, nah bunga floating justru jadi lebih menguntungkan.
  4. Cermati uang muka (DP) dan jangka waktu angsuran. Besarnya cicilan KPR di tentukan oleh besarnya uang muka dan jangka waktu kredit. Semakin besar DP nya maka akan semakin kecil cicilannya. serta anda dapat memilih KPR berjangka waktu panjang agar cicilannya lebih sedikit. Kalau anda membeli rumah untuk di huni sebaiknya membayar DP dalam jumlah besar karena dengan begitu anda akan terhindar dari risiko membayar bunga cicilan lebih besar akibat kenaikan suku bunga.
  5. Hitung baik baik biaya akad kredit, selain uang muka. Nasabah yang hendak membeli rumah harus menyediakan sejumlah dana untuk menutup berbagai biaya transaksi KPR. Setiap bank menetapkan biaya yang berbeda beda karena itu nasabah harus membanding bandingkannya. Biaya transaksi itu meliputi biaya administrasi, biaya notaris, asuransi, biaya penilaian (apraisal), biaya provisi kredit serta pajak. Jangan lupa tanyakan apakah kena penalti atau tidak jika anda terlambat membayar cicilan atau mempercepat pelunasan kredit.

Ada beberapa tawaran bunga tetap jangka pendek, kini saatnya anda meninjau tawaran KPR dari beberapa bank. Sembari pilih pilih dan menunggu kelanjutan dongeng ini, baca kembali panduan memilih KPR diatas. (bersambung ….       dan tunggu cerita lanjutannya !)

Filed under: Kredit Pemilikan Rumah, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: